Tinggalkan komentar

Liburan Sehat Bersama G. Ungaran

Itulah judul yang tepat untuk menggambarkan tentang cerita liburan kali ini. Ya, berdasarkan judul di atas, saya (Fahmi) dengan 9 teman lainnya yaitu Angga, Angelo, Jati, Fatir, Arman, Ado, Aga, Hilmi L, dan Ridho menghabiskan sedikit masa liburan kami dengan mendaki G. Ungaran yang memiliki ketinggian 2030 mdpl. Beranggotakan 10 orang, dengan hanya membawa daypack serta makanan seadanya, kami siap untuk liburan sehat mendaki G. Ungaran.

Berawal dari kontrakan Arman pada sore hari, kami langsung menuju Gonoharjo menggunakan sepeda motor. Sesampainya di sana, hal yang pertama kami lakukan adalah mengisi tenaga sebelum memulai pendakian, tentu saja kami harus makan terlebih dahulu. Ini adalah sebuah foto yang sempat kami abadikan di Gonoharjo.

Berdasarkan rencana yang telah disepakati, kami akhirnya melakukan perjalanan ke puncak Ungaran pada malam hari. Kami berjalan beriringan dalam satu barisan. Berjalan dalam gelap  dan hanya bermodalkan 3 senter kami lakukan dengan semangat. Kami juga sempat mengabadikan perjalanan malam kami saat beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

Sampai pada sekitar pukul 11 malam, akhirnya kami sampai di rumah Pak Min. Rumah ini bukanlah satu-satunya yang ada di sini, tetapi juga ada rumah penduduk lainnya. Semuanya tampak gelap tak berpenghuni karena tidak dialiri listrik. Di rumah Pak Min, kami pun beristirahat dan makan mie instan sebagai asupan energi saat melanjutkan pendakian.

Kami berencana untuk melanjutkan perjalanan menuju puncak pada pukul 3 pagi. Alhasil, rencana itu batal karena datangnya kabut yang sangat tebal, dan itu akan mengganggu penglihatan kami. Kami pun memutuskan menunda perjalanan pada pukul 4 pagi. Sialnya tidak lama setelah kabut muncul, hujan pun menghantam bumi dengan begitu derasnya. Kembali kami menunda perjalanan dan menunggu sampai berhentinya hujan. Hujan pun reda setelah 3 jam membasahi bumi.

Dengan track yang licin karena bekas hujan, akhirnya kami tetap memutuskan untuk melakukan perjalanan menuju puncak Ungaran pada pukul 7 pagi. Dan dengan semangat dan mental yang membara, kami pun sampai di puncak Ungaran pada pukul 8.45 pagi. Ungaran adalah puncak pertama G. Ungaran. Puncak ini adalah puncak terendah dari ketiga puncak yang dimiliki G. Ungaran. Niatnya kami ingin sampai pada puncak ketiga yaitu puncak Botak, tetapi niat itu harus lenyap karena stamina yang sudah habis terkuras. Walaupun hanya sampai pada puncak pertama, tetapi kami tetap puas dan bisa mengabadikan momen saat berada di Ungaran.

Di puncak Ungaran, kami mengabadikan setiap momen yang ada. Mulai dari berfoto ria sampai dengan video gila kami lakukan di sana. Dan setelah puas, kami pun bergegas turun dan pulang ke Semarang dengan membawa rasa capai dan letih. Itu liburan ku, apa liburan mu? (mff)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: