2 Komentar

Sejarah Teknik Geologi Universitas Diponegoro

Era globalisasi dan pasar bebas terbentang dengan nyata di depan kita, era ini ditandai dengan terjadinya persaingan global dan tidak ada lagi proteksi dalam berbagai hal, terlebih dalam lowongan pekerjaan. Pada kondisi yang demikian kebutuhan akan sumber daya manusia, baik dalam segi kualitas maupun kuantitas perlu ditingkatkan. Pasar global yang sangat kompetitif akan menentukan kebutuhan berdasar pada keahlian teknis maupun non teknis dari para pencari kerja.

Kesiapan sumber daya manusia yang mempunyai kemampuan merupakan kebutuhan yang sangat mendasar. Terlebih dengan terjadinya perkembangan di dalam negeri perihal otonomi daerah, yang secara nyata mulai dilaksanakan pada tahun 2001 ini, berdasarkan Undang-Undang nomor 22 tahun 1999.

Di dalam pelaksanaan otonomi daerah ini lebih dari 340 Daerah Tingkat II di Indonesia akan menggali semua potensi baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia yang ada. Untuk mendukung pemanfaatan sumber daya alam secara terkendali, keberadaan tenaga sarjana yang mampu dan terampil dalam bidang teknik Geologi, yang meliputi konsentrasi Geologi Tatalingkungan, Geologi Sumber daya Mineral, Geologi Sumber Daya Energi, Geologi Dinamika maupun Geologi bidang Kelautan, terasa semakin diperlukan dan dibutuhkan keberadaannya.

Teknik Geologi merupakan suatu cabang ilmu rekayasa yang mengembangkan pengetahuan tentang kebumian, khususnya pada bagian kulit bumi, dengan penekanan pada pembahasan materi, komposisi, serta proses-proses yang teriadi. Proses-proses kebumian yang terjadi seringkalii terkait dengan kehidupan manusia dan lingkungannya, terlebih dahulu wilayah Indonesia yang kondisi Geologinya tergolong unik, dengan sebaran gunungapi, kandungan mineral dan wilayah kegempaan, yang menghasilkan banyak sesumber dan banyak bencana. Posisi wilayah Indonesia, secara Geologis terletak pada lempeng benua yang masih aktif bergerak. Akibat pergerakan ini menghasilkan fenomena geologi yang spesifik, dan berbeda dengan fenomena geologi pada negara yang terletak pada lempeng benua yang pasif.

Oleh karena itu sarjana teknik geologi yang memiliki kemampuan menganalisis dan peka terhadap perkembangan ilmu dan teknologi serta mempunyai wawasan lingkungan masih sangat dibutuhkan di dalam menghadapi era pasar bebas maupun era otonomi daerah.

Pada saat ini jumlah pendidikan tinggi di Indonesia yang memiliki program studi teknik geologi adalah 5 Perguruan Tinggi Negeri / PTN dan 9 Perguruan Tinggi Swasta/PTS, yang umumnya tersebar di Pulau Jawa, di luar Jawa Tengah dan Jawa Timur (3 PTN dan 5 PTS). Selain itu Pulau Sumatera (1 PTN dan 2 PTS), Pulau Sulawesi (1 PTN dan 1 PTS), serta Papua (1 PTS). Sedangkan jumlah kelulusan keseluruhan sarjana Teknik Geologi per tahun diperkirakan hanya 420 orang (dengan perincian produk PTN 150 orang per tahun dan PTS 270 orang per tahun), (Sukandarrumidi, 1999). Produktifitas lulusan sarjana teknik geologi dari perguruan tinggi tersebut dirasa masih sangat terbatas.

Mengingat kondisi tersebut, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Semarang, yang hingga saat ini sudah memiliki program Strata Satu bidang Teknik Sipil, Arsitektur, Kimia, Mesin, Elektro, Ptanologi, Industri Lingkungan dan Perkapalan, ingin berperan aktif dalam upaya mengatasi kebutuhan. Sarjana Teknik Geologi yang dirasakan kebutuhannya, terutama dalam era otonomi daerah dan desentralisasi.

Dengan melewati berbagai perjuangan, akhirnya Departemen Pendi-dikan Nasional, melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, memberikan ijin penyelenggaraan pendirian Program Studi Teknik Geologi, Universitas Diponegoro, Semarang, dengan surat bemomor: 3024/D/T/2004, tertanggal 4 Agustus 2004.

2 comments on “Sejarah Teknik Geologi Universitas Diponegoro

  1. Min, admin..aku kog ada ide klo sejarah2 HMTG MAGMADIPA dibuat Poster atau dibingkai di Ruang HM, biar orang2 tu pada tau gmna sejarahnya HM boleh juga ma sejarah Jurusan itu sendiri..gmana ? biar di ruang HM ada setidaknya hiasan juga..hee

  2. oke terimakasih atas sarannya semoga sesegera mungkin saran mas budi dapat di realisasikan🙂 satu kata penuh makna demi keJAYAan MAGMADIPA🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: